Education Fair’11

International Gathering, Essay Competition, Workshop, dan Seminar Nasional Pendidikan

[galobj viewid=5]

Mulai dari persiapan, sie acara cukup sering mengadakan rapat internal untuk mengkonsep acara International Gathering dan Essay Competition. Hal ini dimaksudkan agar terjadi kesepakan internal supaya acara tersusun rapi dan bisa disepakati forum.

Pada saat rapat fiksasi, Jum’at 18 November 2011, sie acara membahas detail acara dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi pada hari pelaksanaan. Sore harinya diadakan gladi bersih untuk semua panitia Education Fair LSP beserta magang, dan khususnya sie acara International Gathering dan Essay Competition.

Ruang 5407-5408 Gedung D lantai 4 dan hari Sabtu, 19 November 2011 menjadi saksi sejarah bagi LSP FKIP khususnya, dan UNS pada umumnya. Karena, pada saat itu diadakan dua acara baru dan besar secara berturut-turut dalam serangkaian Education Fair 2011, yaitu International Gathering dan Essay Competition. Sebuah konsep yang tergagas oleh segenap panitia, yakni mengadakan acara dengan melakukan inovasi secara global. Meskipun sebenarnya kedua agenda tersebut adalah pengganti acara pameran yang telah direncanakan sebelumnya, namun tak surut semangat dari seluruh panitia beserta magang untuk mempersiapkan dan melaksanakan kedua acara akbar tersebut.

International Gathering adalah sebuah talkshow dengan tema “Indonesian Education in Facing Global Competition” yang mengundang empat pembicara dari berbagai negara. Penyampai materi dari Indonesia adalah Erni Ratnawati selaku fungsionaris divisi pendidikan ILP2MI, Thomas K. dari Amerika Serikat, Elise Comte dari Perancis, dan Naomi Kawasaki dari Jepang. Empat pembicara tersebut menyampaikan materi tentang identitas negara masing-masing, pendidikan, yaitu mengenai system, peraturan pemerintah, budaya belajar, serta kebudayaan negara asal secara umum. Acara diikuti oleh 155 peserta dari FKIP dan non-FKIP juga, ditambah sepuluh mahasiswa asing dari Negara Turkmenistan, Vietnam, dan Myanmar.

Acara dimulai pukul 08.30 dengan diawali pembukaan oleh dua orang pembawa acara yang mengenakan Yukata, baju tradisional Jepang, dilanjutkan sambutan oleh ketua International Gathering dan direktur utama LSP. Pukul 08.40, acara diselingi Ice Breaking, yaitu salah seorang pengisi acara menyanyikan sebuah lagu berbahasa korea. Karena pembicara dari Indonesia belum datang, maka materi pertama disampaikan oleh Thomas K. pada pukul 08.50, lalu seterusnya Elise Comte, dan Naomi Kawasaki. Setelah pemateri dari tiga negara selesai, ternyata pembicara dari Indonesia belum kunjung datang, sehingga acara diisi dengan perkenalan singkat dari negara-negara lain yang telah menjadi peserta. Setelah perkenalan, pembicara dari Indonesia datang dan menyampaikan materi selama 15 menit seperti pemateri yang lain. Pukul 11.00 dimulai sesi tanya jawab yang dimanfaatkan oleh tujuh peserta untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Setelah tanya jawab, vendel diserahkan kepada empat pembicara dan kenang-kenangan diberikan kepada tiga mahasiswa asing yang memperkenalkan sedikit tentang negaranya. Pukul 11.30, panitia memutar film berdurasi 30 menit karya anggota LSP sendiri yang mana menyediakan kuis berhadiah tiket gratis seminar dan workshop LSP di hari berikutnya. Setelah 30 menit, pembawa acara mengumumkan dua peserta terbaik, yaitu Ari dilanjutkan pengumuman acara berikutnya, Essay Competition. International Gathering berakhir pada pukul 12.15 siang.

Sebelum Essay Competition dimulai, panitia menjelaskan peraturan lomba kepada peserta yang berjumlah 28 orang. Essay Competition bersifat impromptu, yaitu ditulis tangan dan langsung dikumpulkan hari itu juga. Peserta hanya diperkenankan membawa data mentah dan buku, maksudnya yang bersifat cetak. Data yang ada bukan bersifat soft file, karena peserta tidak boleh membawa alat elektronik selama di dalam ruang lomba. Tema umum yang diambil adalah “Menuju Pendidikan Indoneaia  yang berkarakter dan Berdaya Saing Global”. Pukul 13.15 tema khusus diluncurkan, yakni “Strategi Pemuda dan Calon Pendidik delam Menyiapkan Pendidikan Indonesia yang Berkarakter dan Berdaya Saing Global”. Peserta diberi waktu selama dua jam dan boleh keluar saat sudah selesai. Essay Competition berakhir pada pukul 15.15 kemudian dinilai oleh juri yang ditunjuk panitia, Erni Ratnawati. Juara Essay Competition diumumkan dalam acara seminar dan workshop LSP pada tanggal 20 November 2011. Juara 1 Latiefah Hidayatun, juara 2 Enny Suryani, dan juara 3 Conny Dian Sumadi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>