Untitled Entry - Read Full Article

IMPLEMENTASI SOCIAL ENTREPRENEUR MELALUI MALE EDUCATION PROGRAM : ALTERNATIF UPAYA PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN LIFE SKILL MASYARAKAT BERBASIS POTENSI LOKAL (STUDI KASUS KAMPUNG CIKOPAK, SUKABUMI)

ABSTRAK

Indonesia adalah negara besar yang berpenduduk lebih dari 220 juta jiwa dengan wilayah yang terdiri dari 17. 504 pulau. Jumlah itu sudah termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni. Kebhinekaan yang terdiri dari 300 suku bangsa dengan 200 bahasa yang berbeda. Begitu luas dan kaya negeri ini terhampar. Namun, hal terpenting yang harus diingat adalah bahwa dalam setiap jengkal kekayaan, kedaulatan, kebhinekaan bangsa Indonesiatersebut terdapat hak yang harus dipenuhi, yaitu pendidikan untuk semua (education for all). Pendidikan di Indonesia sampai saat ini masih dalam tahap penyempurnaan, meski masih jauh dari kata sempurna. Hal ini dibuktikan diantaranya dengan laporan Pembangunan Manusia 2010 yang dikeluarkan UNDP menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia berada di peringkat 108 dari 169 negara yang tercatat. Indonesia dengan pendidikan formalnya yang secara kuantitas telah berkembang sangat cepat selama tiga dasawarsa terakhir ini. Namun, masih banyak anak-anak dari masyarakat Indonesia yang belum dapat mengenyam pendidikan seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Salah satu kendalanya ialah biaya. Khusus di daerah pedesaan yang banyak masyarakatnya tidak mengenyam pendidikan formal secara maksimal. Mereka pun banyak yang bekerja sebagai pencari kerja karena tidak memiliki life skill yang tinggi. Life skill didapat tidak hanya dari pendidikan formal, tetapi juga dapat diperoleh dari pendidikan nonformal yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah. Penyelenggaraan pendidikan nonformal merupakan alternatif upaya untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan masyarakat yang tidak mengenyam jalur pendidikan formal secara maksimal. Berangkat dari hal itulah penulis merekomendasikan gagasan peningkatan dan pengembangan life skill masyarakat daerah yang tidak mengenyam pendidikan formal secara maksimal. Male Education Program merupakan sebuah model pengembangan pendidikan bagi masyarakat di daerah pedesaan yang memiliki potensi sumber daya alam maupun manusianya yang belum termaksimalkan potensinya. Kampung Cikopak, Sukabumi ini menjadi salah satu daerah yang membutuhkan perhatian khusus dalam pembangunannya. Di daerah ini, banyak terdapat laki-laki usia angkatan kerja yang tidak memiliki pekerjaan.
Kata Kunci : Male Education Program, Pengembangan dan Peningkatan Life Skill Masyarakat, Masyarakat Kampung Cikopak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>